


Air Terjun Pal 14: Keindahan Tersembunyi di Kecamatan Teluk Kepayang, Tanah Bumbu
Menyusuri Keindahan Alam Air Terjun Pal 14
Air Terjun Pal 14 adalah sebuah air terjun alami yang terletak di tengah hutan tropis yang lebat. Dengan ketinggian sekitar 10 hingga 15 meter, air terjun ini menawarkan pemandangan yang luar biasa. Aliran air yang jernih mengalir dari atas bebatuan besar, menciptakan kolam alami di bawahnya yang dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rindang. Suara gemericik air yang mengalir bersama desiran angin dan kicauan burung hutan menambah suasana damai yang jarang ditemukan di kawasan perkotaan.
Keindahan alam sekitar air terjun ini masih sangat alami, karena belum banyak wisatawan yang berkunjung ke sana. Tempat ini terasa seperti surga tersembunyi yang menawarkan ketenangan dan kedamaian bagi siapa saja yang ingin menikmati alam tanpa gangguan. Dengan kondisi alam yang masih asri, Air Terjun Pal 14 menjadi destinasi yang sangat cocok untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari dan menjauh dari keramaian.
Perjalanan Menuju Air Terjun: Petualangan yang Menguji Ketahanan
Salah satu alasan mengapa Air Terjun Pal 14 masih jarang dikunjungi oleh wisatawan adalah aksesnya yang cukup menantang. Jalan menuju lokasi sangat bergantung pada kondisi cuaca, dan pada musim hujan, jalanan menjadi sangat becek dan berlumpur. Pengunjung yang ingin sampai ke air terjun ini harus menempuh perjalanan yang cukup berat, baik menggunakan kendaraan 4x4 maupun kendaraan dengan ground clearance tinggi.
Perjalanan menuju lokasi akan membawa pengunjung melalui jalanan yang terjal dan penuh dengan bebatuan besar, yang kadang-kadang sulit dilalui. Terlebih lagi, saat musim hujan, jalanan akan semakin licin dan berlumpur, sehingga pengunjung harus berhati-hati dan memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik.
Namun, meskipun perjalanan menuju Air Terjun Pal 14 bisa sangat menantang, keindahan alam yang bisa dinikmati sepanjang perjalanan akan membuat usaha tersebut sebanding. Pengunjung akan disuguhi pemandangan hutan tropis yang lebat, dengan berbagai jenis tanaman dan pohon yang tumbuh subur di sepanjang jalan. Suara alam yang alami, seperti gemericik air dari sungai dan kicauan burung, juga akan menemani perjalanan ini.
Pesona Alam yang Masih Terjaga
Keindahan yang dimiliki oleh Air Terjun Pal 14 sangat dipengaruhi oleh kondisi alam di sekitarnya yang masih sangat alami dan terjaga. Tidak ada pembangunan fasilitas komersial di sekitar lokasi, seperti penginapan atau warung makan, yang menjadikan tempat ini semakin menarik bagi mereka yang ingin menikmati alam dalam bentuk aslinya. Tidak ada gangguan dari keramaian atau kebisingan kota, sehingga suasana yang tercipta sangat damai dan menenangkan.
Lokasi ini sangat cocok bagi para pencinta alam, petualang, atau bahkan fotografer yang ingin menangkap keindahan alam dalam kondisi yang paling alami. Keberadaan air terjun yang tersembunyi ini memberikan kesan eksklusif dan menantang bagi siapa saja yang ingin mencapainya. Pengunjung dapat menikmati suasana alam yang jauh dari hiruk-pikuk kota dan mendapatkan pengalaman yang memuaskan dalam menjelajahi keindahan alam yang masih sangat murni.
Fasilitas yang Terbatas: Kembali ke Alam
Salah satu hal yang membedakan Air Terjun Pal 14 dari objek wisata lainnya adalah tidak adanya fasilitas yang memadai di sekitar lokasi. Tempat ini belum dikelola secara komersial, yang berarti tidak ada penginapan, warung makan, atau toilet yang tersedia untuk pengunjung. Oleh karena itu, bagi mereka yang berniat untuk berkunjung ke air terjun ini, disarankan untuk membawa perbekalan seperti makanan, minuman, dan perlengkapan lainnya yang diperlukan selama perjalanan.
Karena lokasi ini masih sangat alami dan belum terjamah oleh pembangunan, pengunjung juga diharapkan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan. Keberadaan fasilitas yang terbatas ini justru menambah nilai alami dari Air Terjun Pal 14, memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan alam dan memaksa pengunjung untuk lebih menghargai keindahan yang ada.
Tips Berkunjung ke Air Terjun Pal 14
1. Perjalanan: Mengingat kondisi jalan yang sulit, pastikan menggunakan kendaraan 4x4 atau kendaraan dengan ground clearance tinggi untuk menghindari kendala di jalan berbatu dan berlumpur.
2. Waktu Kunjungan: Sebaiknya berkunjung pada musim kemarau untuk menghindari kondisi jalan yang licin dan berlumpur. Selain itu, musim kemarau juga memberikan pemandangan yang lebih jelas dan terhindar dari hujan yang dapat mengganggu perjalanan.
3. Perlengkapan: Bawa perlengkapan yang cukup, seperti bekal makanan dan minuman, perlengkapan untuk berkemah (jika diperlukan), serta pakaian dan alas kaki yang sesuai untuk trekking di medan yang berat.
4. Kebersihan: Pastikan untuk membawa kantong plastik untuk sampah pribadi dan selalu menjaga kebersihan di sekitar area wisata. Jangan meninggalkan sampah di alam.
5. Keamanan: Selalu berhati-hati saat berada di sekitar air terjun, terutama di tepi kolam yang licin. Disarankan untuk berkunjung bersama teman atau dalam kelompok untuk menjaga keselamatan.
Kesimpulan
Air Terjun Pal 14 di Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu, adalah sebuah destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Dengan kondisi alam yang masih terjaga dan belum banyak terjamah, tempat ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati ketenangan dan kedamaian yang hanya bisa ditemukan di alam bebas. Walaupun perjalanan menuju lokasi cukup menantang, keindahan yang ditawarkan oleh Air Terjun Pal 14 akan membuat segala usaha yang dilakukan sepadan.
Bagi mereka yang mencari pengalaman alam yang sesungguhnya dan ingin merasakan kedamaian jauh dari keramaian kota, Air Terjun Pal 14 adalah pilihan yang tepat. Sebuah tempat yang menawarkan keindahan tersembunyi yang siap memikat hati siapa saja yang berani menempuh perjalanan menuju lokasi ini.
Reporter: Ryn/JP
Gerakan Pramuka SMAN 1 Kusan Hulu: Aksi Peduli Korban Bencana Kebakaran di Desa Darasan Binjai Teluk Kepayang
Dalam kunjungannya, Ahmad Syifa Khairanie, selaku Ketua Putra Ambalan Gerakan Pramuka SMAN 1 Kusan Hulu bersama para anggota, sempat melakukan perbincangan dengan para korban.
PGRI Kusan Hulu Berikan Penghargaan Anugerah Insan Cendikia Kepada Kepsek dan Guru SMPN 2 Kusan Hulu
| PGRI Cabang Kecamatan Kusan Hulu berikan penghargaan anugerah insan cendikia kepada Kepsek dan guru SMPN 2 Kusan Hulu, Senin (20/12). Foto Nurul/KH |
Bimbingan Teknis Penulisan Berita: Anggota PGRI Tanbu Akui Sulitnya Mengisi Konten Web
Bimbingan Teknis Blog dan Website PGRI Tanah Bumbu, Sabtu (18/12) bertempat di Aula Cendikia Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu. Foto/PGRI Tanbu/RynJp |
Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari bimtek blog dan website yang telah dibuka pada Sabtu, (11/12) pekan lalu.

Kreativitas Baru di Tengah PPKM Level 3, Pengawas Sekolah Kuranji Ini Bikin Bioflok Ikan Papuyu.
![]() |
| Kolam bioflok ikan papuyu yang digagas oleh pengawas sekolah Kuranji, Kaslan, yang bertempat tinggal di Desa Binawara Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (29/07) | Foto Jurnal Papadaan |
Banyak masyarakat yang terdampak dan harus terpaksa mengurangi aktifitas kerumunan demi menaati peraturan pemerintah.
Namun semua itu tidak mengurangi ide dan kreatifitas warga untuk membuat hal yang menarik di rumah selama PPKM berlangsung.
Hal inilah yang digagas seorang pengawas sekolah kecamatan Kuranji, Kaslan, yang bertempat tinggal di Desa Binawara. Di masa PPKM ini beliau memiliki ide kreatifnya untuk membuat bioflok pembudidayaan ikan papayu secara sederhana.
Dikonfirmasi dikediamannya di Desa Binawara, Kamis (29/7) pagi tadi, beliau mengatakan bahwa bioflok ini dibuat sekedar untuk menyalurkan hobi saja.
"Awalnya hanya search di google tentang bioflok ikan, kemudian ada keinginan membuat bioflok ikan papuyu," ujarnya kepada Jurnal Papadaan.
"Ikan papayu itu didapat dari hasil memancing dan membeli bibitnya di Banjarmasin," paparnya.
Jumlah bibit ikan papuyu yang ada di bioflok berjumlah lebih dari seratus ekor dan akan dibuatkan lagi satu kolam untuk menampung bibit ikan papuyu lainnya.
"Untuk sementara ikan-ikan di bioflok ini tidak dijual hanya untuk di konsumsi sendiri, karena masih pemula" tambahnya.

Ukir Sejarah Keorganisasian Melalui Muscablub: Gerakan Pramuka Tanah Bumbu Harus Solid

Disperta Kabupaten Tanah Bumbu Optimalkan Pemeriksaan dan Pemberian Obat Secara Gratis Terhadap Hewan Ternak
''Dengan adanya pelayanan servis ini, sedikit banyaknya mengurangi resiko penyakit dan kematian terhadap ternak," pungkasnya.
Kepala UPTD Puskeswan Kabupaten Tanah Bumbu, Abdi Rahim sangat berterimakasih kepada kelompok ternak sapi Al-Istiqomah di Desa Darasan Binjai yang sangat antusias menyambut program dari Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu.
"Alhamdulillah dalam pelaksanaannya kemarin, kelompok ternak sapi Al-Istiqomah desa Darasan Binjai sangat antusias mempersiapkan teknisnya," ujarnya.
Selain itu penyelia dokter hewan kabupaten Tanah Bumbu, Nanang Sevina mengatakan bahwa dalam pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kemarin, semua hewan ternak dalam keadaan sehat.
"Semua sapi yang dikelola kelompok ternak Al-Istiqomah dalam keadaan sehat sehingga semuanya berjalan lancar," bebernya.
Sekdes desa Darasan Binjai, Aspiyani yang juga turut berhardir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu yang bersedia memberikan pelayanan gratis terhadap kelompok ternak sapi yang berada di desa Darasan Binjai Kecamatan Teluk Kepayang Kabupaten Bumbu.
"Kami sangat berterimakasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu yang telah memberikan pelayanan masal berupa pemeriksaan dan pengobatan secara gratis, ini tentu sangat membantu para peternak kami," ucapnya.
Ketua Kelompok ternak Al-Istiqomah, Saipul juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu yang telah banyak membantu para peternak sapi yang ada di desa Darasan Binjai.
Editor : Ryn/Jp

Blogger Memang Bukan Wartawan Resmi Namun Karyanya Perlu Diapresiasi Selama tidak Melanggar UU ITE
![]() |
| Ilustrasi ini diambil dari situs resmi pixabay.com |
Sebenarnya walaupun saya hanya blogger tapi saya juga lulusan wartawan LPWI (Lembaga Pendidikan Wartawan Indonesia) yang memiliki sertifikat yang menyatakan saya mengikuti pelatihan wartawan dan bukan wartawan bodrek yang tidak ada ilmu mengenai jurnalistik.
Hanya saja saat ini saya tidak melamar di media resmi karena pekerjaan utama saya sebagai guru Bahasa Indonesia di sekolah menengah pertama yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu.
Di Indonesia sendiri sebenarnya kebebasan untuk berpendapat telah diatur dalam Pasal 28E ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) sebagai berikut:
Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
Disamping itu, perlu juga dilihat ketentuan dalam Pasal 28F UUD 1945, yang berbunyi:
Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.
Jika kita perhatikan mengapa banyak sekali media/blogger yang masih belum berbadan hukum, kemungkinan media itu memang tidak memiliki modal untuk pendirian PT sehingga para media baru masih perlu berproses sebelum menjadi media besar.
Untuk itulah pertanyaan saya, jika semua media yang berisikan konten pemberitaan dikenakan UU ITE, lalu bagaimana sejenis platform YouTube juga yang belum terverifikasi Dewan Pers. Apakah akan dikenakan UU ITE?
Menurut saya dalam penertiban media perlu diperhatikan beberapa rujukan seperti, media tersebut terbukti melanggar hukum, menyebarkan konten berita palsu, melakukan pemerasan dan konten pornografi.
Jika sebuah media tidak resmi melakukan pelanggaran hukum, saya tidak keberatan untuk dilakukan penertiban dan proses hukum yang berlaku.
Editor : Ryn/Jp

Bayi Mungil Zeya Ini Tak Memiliki Anus Sejak Lahir Orangtuanya Harapkan Bantuan
"Putri saya lahir tanpa anus sejak lahir, jadi untuk BAB melalui organ intimnya," ujar Rendi kepada Jurnal Papadaan.
Pihak puskesmas setempat yang menangani persalinan Zeya menyarankan agar putrinya segera dioperasi.
Namun keterbatasan ekonomi dengan biaya operasi yang tidak sedikit, mengakibatkan orangtuanya belum mampu mengambil tindakan untuk putrinya.
"Memang pihak puskesmas menyarankan agar segera dilakukan operasi, namun kami masih terkendala biaya," ucap Rendi.
Saat ini Orangtua Zeya hanya berharap adanya uluran kasih dari semua pihak untuk biaya operasi putrinya.
Media JURNALPAPADAAN.COM membuka donasi untuk membantu meringankan biaya operasi Zeya. Setiap bantuan yang anda salurkan sangat berarti bagi kesembuhannya.
Silahkan kirimkan bantuan kalian dalam bentuk uang melalui rekening BANK KAL-SEL kami di nomor 010.03.01.20.567.9 a/n Ahmad Riyan Nailanie.
Setelah melakukan transfer, diharapkan melakukan konfirmasi nama dan nominal transfer di nomor 081257725367 agar memudahkan kami dalam mengupdate bantuan anda di media kami.
Editor: Ryn/Jp

Kunjungan Camat Kusan Hulu: Usaha Budidaya Ikan Nila di Desa Binawara Sangat Menjanjikan

Wow..! Salah Satu Peserta Workshop Blog Dispersib Tanah Bumbu Ada yang Berasal dari Kotabaru
"Jujur saya sangat antusias dengan workshop blog ini, karena di Kabupaten Kotabaru sendiri belum ada, jadi saya rela jauh-jauh hanya untuk ikut," ungkapnya kepada pantia workshop.
![]() |
| Seluruh peserta workshop blog yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kabupaten Tanah Bumbu bekerjasama dengan Komunitas Kopi Ambar tanggal 24-25 Februari 2020| Foto Ryn/Jp |
Kopi Ambar sendiri adalah akronim dari komunitas pegiat gambar, semua yang bergerak di dimensi gambar bisa connect dengan komunitas ini, tapi semakin kesini kopi ambar semakin berwarna dengan memberikan wadah dan kreatifitas bagi anggotanya untuk selalu berkembang dengan ide yang berbeda-beda.
Aris Purnomo ketua dari Komunitas Kopi Ambar mengatakan bahwa implementasi dari semua kegiatan workshop ini adalah hasil yang kedepannya diharapkan peserta dapat melahirkan konten yang berkaitan dengan Kabupaten Tanah Bumbu.
"Sesuai dengan temanya yaitu berliterasi di blog, wujudkan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, implementasinya nanti kami berharap para peserta dapat menghasilkan berbagai konten bernuansa Kabupaten Tanah Bumbu yang dapat diperkenalkan melalui media blog," ujar Aris kepada Jurnal Papadaan.
Ketua panitia pelaksana workshop blog, Raffi juga mengatakan bahwa semua peserta yang mengikuti pelatihan blog sangat antusias hingga akhir acara.
"Alhamdulillah workshop kemarin semua berjalan lancar, walaupun dengan keterbatasan protokol kesehatan, semua peserta tertib dan sangat antusias. Nanti insya allah tidak lanjutnya kami akan mengadakan lomba blog," pungkas Rafi.
"Kedepannya saya berharap Komunitas Kopi Ambar ini nantinya dapat menjadi pionir kreativitas bagi kaum muda khususnya yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu," tambah Raffi.

Tingkatkan SDA Desa: Suci Ayu Apresiasi Kelompok Budi Daya Ikan Nila di Desa Binawara
JURNALPAPADAAN.COM, KUSAN HULU -Wow...! tingkatkan sumber daya desa, kepala desa Binawara didampingi anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dan MUSPIKA (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Kusan Hulu beserta Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu resmikan dan serahkan benih ikan nila kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Tarik Mantah desa Binawara, Senin (22/2) pagi tadi.
![]() |
Sistem keramba jaring apung dalam pembudidayaan ikan nila yang dikelola oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) desa Binawara kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu | Foto Ryn/Jp |

Tim Dasamas Bantu Korban Banjir Terdampak di Tala Melalui Kegiatan Aksi Medis
Terkhusus di kabupaten Tanah Laut, melalui laporan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kabupaten Tanah Laut yang dihimpun dari situs resminya, sedikitnya ada 21.990 jiwa korban yang terdampak banjir dan merendam sekitar 6.346 unit rumah.
Untuk itu tim Dasamas (Dai Sahabat Masyarakat) melalui Laznas (Lembaga Amil Zakat Nasional) Al-Azhar Kal-Sel bekerjasama dengan MTT (Majelis Telkomsel Taqwa) Jakarta melaksanakan kegiatan aksi medis untuk korban bencana banjir bandang di Desa Handil Negara RT.03 kecamatan Kurau kabupaten Tanah Laut, Sabtu (13/2) kemarin.
Dalam pelaksanaannya Dasamas bersinergi dengan camat Kurau, tim PKK, bidan desa, dan kepala desa setempat.
Menurut salah satu anggota Dasamas, Iyas Ahmad Sanusi mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir yang terdampak.
"Ya, ini sebagai wujud rasa peduli kami terhadap para korban," ujarnya kepada Jurnal Papadaan.
Iyas juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan aksi medis yang dilaksanakan kemarin berupa pemeriksaan kesehatan, bantuan obat-obatan dan pemberian peralatan untuk balita dan wanita.
Selain itu Camat Kurau, Muhammad Pandi juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi dan ucapan terimakasih kepada Dasamas dan MTT yang telah melaksanakan kegiatan aksi medis yang sangat besar manfaatnya untuk para korban.
Editor : Ryn/Jp

Wow..! Membanggakan Laskar Banua Borneo Aktifkan Generasi Muda Berkarya Melalui Laskar Milenial Borneo
JURNALPAPADAAN.COM, KUSAN HULU - Gelar rapat perdana pembentukan PAC LMB (Laskar Milenial Borneo) kecamatan Kusan Hulu yang difasilitasi oleh LBB (Laskar Banua Borneo) agendakan struktur kepengurusan dalam keanggotaan Rabu (10/2) sore tadi.
Keanggotaan yang berjumlah sekitar 25 orang itu tetapkan kepengurusannya. Bukan hanyar itu, Ketua PAC LMB kecamatan Kusan Hulu terpilih, Fitria juga agendakan beberapa program kerja untuk kegiatan yang akan dilaksanakan organisasi tersebut.
Fitria juga mengatakan bahwa tujuan dari terbentuknya organisasi pemuda Laskar Milenial Borneo itu untuk memberikan edukasi kepada kaum muda khususnya di kecamatan Kusan Hulu agar aktif dan produktif dalam berkarya.
"Kami berharap dengan terbentuknya kepengurusan PAC LMB (Laskar Milenial Borneo) di kecamatan Kusan Hulu ini akan menjadi sumber aspirasi kaum muda untuk berkarya," ujarnya kepada Jurnal Papadaan.
Selain itu Ketua PAC LBB kecamatan Kusan Hulu, Mansyur mengatakan bahwa Laskar Milenial Borneo ini merupakan ujung tombak generasi muda untuk membangun Kabupaten Tanah Bumbu agar lebih maju kedepannya.
"Saya berharap kaum muda aktif penuh berpartisipasi dalam semua kegiatan yang ada di PAC LMB Kusan Hulu" pungkasnya.
Harapan kedepannya, PAC LBB Kusan Hulu maupun PAC LMB Kusan Hulu harus terus bersinergi menjalankan visi dan misinya sebagai wadah penggerak kaum muda dalam berkarya, dan itu tentunya harus didukung penuh oleh pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Editor : Ryn/Jp

Luar Biasa..! Guru SDN 2 Sepunggur Ini Juga Meraih Penghargaan Internasional
![]() |
| Guru SDN 2 Sepunggur, Elsi Desiyanti (Kiri), piagam elektronik Mencion De Honor (kanan) dalam lomba puisi internasional yang diadakan Komunitas UMPPL secara online tahun 2020 | Foto Jurnal Papadaan |
JURNALPAPADAAN.COM, TANAH BUMBU -Meski disela rutinitas yang padat, hobi bukanlah sebuah halangan agar produktif melahirkan karya-karya terbaik.

Wow..! Selain Menjadi Duta KIPIN, Guru SDN Betung Ini Ternyata Memiliki Segudang Prestasi
![]() |
| Guru SDN Betung Muhammad Yusuf mendapatkan plakat dan piagam penghargaan guru berdedikasi tahun 2020 | Foto Jurnal Papadaan |
"Meski berada di pelosok daerah, guru harus tetap memiliki kompetensi," ujarnya kepada Jurnal Papadaan.
![]() |
| Guru SDN Betung Muhammad Yusuf terpilih menjadi Duta Kipin angkatan ke 2 tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pendidikan Id | Foto Jurnal Papadaan |

Sering Gagal dalam Mengikuti Perlombaan Puisi di Negeri Sendiri, Riyan Buktikan Prestasi di Dunia Internasional

Desa Mangkalapi Raih Prestasi Sebagai Penghasil Padi Gunung Terbesar
Banyaknya lahan tidur yang tidak terkelola dengan baik karena minimnya pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sektor ekonomi.
Masyarakat di pelosok umumnya hanya mengandalkan kayu dan emas sebagai mata pencaharian, itu pun tidak memiliki jaminan dalam jangka yang panjang.
![]() |
Dalam kesempatan itu, Iyas Ahmad Sanusi salah satu pendamping desa Mangkalapi dari LAZNAS AL-AZHAR menuturkan, bahwa sebelum pendirian Komunitas Tani di desa Mangkalapi ini, masyarakat setempat dulunya bekerja sebagai pendulang emas dan pencari kayu ilegal.
![]() |
![]() |

Ada Aroma Baru dalam Peluncuran Buku Karya Mia Ismed
![]() |
Kali ini ada aroma baru dalam sepanjang perjalanan penulis di Kabupaten Tanah Bumbu.
Mia Ismed meluncurkan buku naskah drama beraliran realisme yang berjudul
Naskah drama yang biasanya hanya tercatat sebagai dokumentasi ketika pementasan. Mia Ismed memiliki pemikiran lain tentang itu, dia ingin drama bukan hanya dapat dinikmati dari segi pementasan tapi dapat juga dibaca dalam bentuk teks.
"Saya memilih naskah drama untuk memindahkan alam realitas ke bentuk panggung," ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Minggu (20/12).
"Tidak itu saja, naskah drama memiliki posisi penting yang bisa berdiri pada dua tempat. Pertama sebagai teks yang bisa dibaca, dianalisis dari sisi kebahasaan atau unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsiknya.
Kedua naskah drama ini memiliki ruh yang menuntut untuk dipentaskan karena kontennya seni peran baik berupa drama panggung atau reading teks dalam bentuk drama radio," lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya secara virtual pada hari Sabtu kemarin, naskah drama karya Mia Ismed mendapatkan apresiasi dari para sastrawan, penulis, dosen dan komunitas literasi yang berada di lingkup atau di luar Kabupaten Tanah Bumbu.










